PENYIMPANAN DATA PADA KOMPUTER
Penyimpanan data komputer, berasal dari bahasa
Inggris "computer data storage" sering disebut sebagai memori komputer, merujuk kepada
komponen komputer, perangkat
komputer, dan media perekaman yang mempertahankan data digital yang digunakan
untuk beberapa interval waktu. Penyimpanan data komputer menyediakan salah satu
tiga fungsi inti dari komputer modern, yakni mempertahankan informasi. Ia
merupakan salah satu komponen fundamental yang terdapat di dalam semua komputer
modern, dan memiliki keterkaitan dengan mikroprosesor,
dan menjadi model komputer yang digunakan semenjak 1940-an.
Teknologi yang makin pesat, membawa
banyak sekali perubahan pada wajah dunia dan peradaban manusia. Khususnya pada
bidang komputerisasi dan layanan media penyimpanan (data storage), tercipta
berbagai macam perangkat baru yang canggih. Berikut ini beberapa media
penyimpanan
1. Media
Penyimpanan Data Magnetik
Media penyimpanan data magnetik mempunyai
lapisan magnet untuk menuliskan data dalam bentuk guratan-guratan magnetik.
Contoh media penyimpanan jenis ini adalah disket dan harddisk.
Disket
Disket merupakan salah satu media penyimpan
data magnetis. Disket dengan ukuran 3,5 inch mempunyai kapasitas 1,44 Megabyte.
Disket sebaik nya di hindarkan dari panas, medan magnet, dan tekukan karena
dapat menyebabkan kerusakan. Media penyimpanan ini mempunyai prinsip
permanfaatan medan magnet yang terdapat pada lapisan permukaan plastik
berbentuk bundar sebagai media penyimpanan data disket masih beresiko untuk
terjangkit virus komputer. Alat untuk membaca dan menulis di sebut Floppy disk
drive.
Harddisk
Harddisk merupakan media utama penyimpan
berbagai data dan program komputer. Harddisk mampu menampung data dalam jumlah
yang sangat besar dengan kecepatan akses yang tinggi. Di dalam harddisk
terdapat lempengan-lempengan logam bundar yang di susun berlapis-lapis serta
terdapat motor penggerak lempeng logam. Hingga kini harddisk menyimpan data
hingga puluhan gigabyte bahkan cenderung bertambah besar.
2. Media Penyimpan Data
Optik
Media penyimpan data optik cirinya
menggunakan sinar laser untuk membaca data sehingga akses nya lebih cepat dan
dapat di gunakan untuk menyimpan data dalam volume lebih besar. Contoh media
penyimpanan data optik adalah Compact Disk atau CD. Keping CD atau yang sering
di sebut dengan piringan data adalah salah satu media penyimpan data yang
bersifat optik. Biasanya CD mempunyai kapasitas penyimpanan 700-800 Megabyte.
Keping CD ada 2 yaitu keping CD yang berdiameter lebar dan keping CD yang
berdiameter kecil.
Kepingan CD ada bermacam jenis nya yaitu :
a) Compact Disk Read
Only Memory atau CD-ROM berfungsi hanya untuk menyediakan informasi data saja.
b) Compact
Disk Recordable atau CD-R berfungsi untuk merekam data sekali, selanjut nya
hanya dapat di baca saja.
c) Compact Disk
Rewriteable atau CD-RW berfungsi untuk merekam dan menulis ulang data yang
telah di simpan.
d.) Digital
Versatile Disk atau DVD berfungsi untuk menyimpan data dalam kapasitas besar
dan cocok untuk penyimpanan audio visual seperti sinema.
3. Media Penyimpan Data
Elektronik
Ciri media penyimpan data jenis ini antara
lain adalah sebagai berikut ini.
- Di dalam nya terdapat komponen elektronik.
- Kapasitas penyimpanan dapat lebih besar
dari media magnetis.
- Harga relatif mahal karena seluruh operasi
bersifat elektronik sehingga operasinya
cepat.
-
Kecepatan
akses pemrosesan data sangat tinggi.
Contoh media penyimpan data elektronik adalah
Flashdisk. Dewasa ini telah banyak beredar USB port yang berfungsi sebagai
media penyimpan eksternal dalam kapasitas yang besar. Secara fisik bentuk alat
ini cukup simpel hanya seukuran ibu jari namun memiliki kapasitas yang
bervariasi mulai dari 128 MB, 256 MB hingga 1 GB.
SEJARAH PERKEMBANGAN
MEDIA PENYIMPANAN
Sekarang ini orang masih menganggap media penyimpanan data menggunakan
Hardisk Disk Drive (data storage) berkapasitas 500 GB masih terlalu kecil
untuk memuat data-data mereka. Namun bayangkan jika teknologi ini dibawa pergi
menuju masa lalu (sekira tahun 1981) ketika orang hanya baru mengenal media
bernama diskette berkapasitas 360 KB.
Selain itu, perkembangan media penyimpanan data juga meningkat sangat pesat. Orang mungkin tidak menyangka bahwa awan sekarang dapat digunakan untuk menyimpan data (Cloud Storage) atau berbasis internet. Jadi sekarang ini, manusia benar-benar mampu memanfaatkan langit dan bumi untuk kepentingannya.
Selain itu, perkembangan media penyimpanan data juga meningkat sangat pesat. Orang mungkin tidak menyangka bahwa awan sekarang dapat digunakan untuk menyimpan data (Cloud Storage) atau berbasis internet. Jadi sekarang ini, manusia benar-benar mampu memanfaatkan langit dan bumi untuk kepentingannya.
Berikut ini akan diulas sejarah media penyimpanan data dari beberapa
tahun silam.
Tahun 1956, IBM perusahaan perangkat keras asal Amerika merilis mesin bernama IBM 305 RAMAC. RAMAC adalah computer komersial pertama yang tersusun dari 50 keping disc berukuran 24 inci. Hal ini yang menjadikan RAMAC memiliki bobot hampir 1 ton. Random Access Method of Accounting and Control adalah singkatan dari RAMAC.
Tahun 1956, IBM perusahaan perangkat keras asal Amerika merilis mesin bernama IBM 305 RAMAC. RAMAC adalah computer komersial pertama yang tersusun dari 50 keping disc berukuran 24 inci. Hal ini yang menjadikan RAMAC memiliki bobot hampir 1 ton. Random Access Method of Accounting and Control adalah singkatan dari RAMAC.
Komputer ini
dirancang untuk kebutuhan akutansi bisnis. RAMAC memiliki kapasitas memori
sebesar 3,75 MB dan pertama kali digunakan oleh industri otomotif di Amerika
yakni Chrysler dan Mopar.
Waktu berlalu, pada 1976 ditemukanlah Floppy Disk yang berkapasitas 360 KB. Dari sisi muatan memang jauh lebih kecil, namun dari sisi materi, media ini sungguh suatu kemajuan.
Waktu berlalu, pada 1976 ditemukanlah Floppy Disk yang berkapasitas 360 KB. Dari sisi muatan memang jauh lebih kecil, namun dari sisi materi, media ini sungguh suatu kemajuan.
Masuk pada 1980 Seagate mengembangkan media penyimpanan bernama Seagate ST-506.
Hardisk
ini memiliki kecepatan putaran hingga 7200rpm yang berada diatas kecepatan
putaran standar hardisk saat ini yaitu sekitar 5400rpm. Ukurannya sendiri
sebesar 5,25 inci dan memiliki kapasitas memori 5 MB.
Kemudian produsen hard disk international Western Digital, memperkenalkan Western Digital Caviar pada 1990.
Kemudian produsen hard disk international Western Digital, memperkenalkan Western Digital Caviar pada 1990.
Perangkat ini
memiliki memori sebesar 40 MB. Hard disk ini dklaim sebagai media penyimpanan
terbaik pada saat itu. Desainnya yang rapih dan bersih, juga didukung dengan
aksesnya yang cepat di zamanya.
Perusahaan hard disk mulai tergerak untuk menciptakan Media penyimpanan dengan kapasitas (GB) Giga Byte pada awal 90an. Seagate Barracuda pada 1992, menjadi salah satu perangkat yang memiliki kapasitas besar, yakni sekira 2,1 GB.
Setelah itu, barulah ditemukan piringan bulat bening bernama CD-ROM. Benda ini mulai mewarnai pasaran data storage pada 1994. Piringan ini memiliki kapasitas 650-700 MB.
Dahulu cakram optik ini hanya dapat dibaca saja (read-only) tetapi sekarang ini, CD ROM makin berkembang sehingga dapat ditulis berulang kali (Re-Write/RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.
Tidak mau ketinggalan, Sony melakukan inovasi besar-besaran pada 1999 dengan menciptakan Secure Digital Card (SD Card). Media itu berkapasitas 2 GB dan masih berukuran agak besar dibanding microSD.
Memasuki 2006 Seagate Barracuda bertransformasi dengan kapasitas lebih besar yakni, 750 GB. Selain itu Sandisk juga ikut memperkenalkan SDHC memory card berkapasitas 32 GB class 4 pada tahun yang sama.
Perusahaan hard disk mulai tergerak untuk menciptakan Media penyimpanan dengan kapasitas (GB) Giga Byte pada awal 90an. Seagate Barracuda pada 1992, menjadi salah satu perangkat yang memiliki kapasitas besar, yakni sekira 2,1 GB.
Setelah itu, barulah ditemukan piringan bulat bening bernama CD-ROM. Benda ini mulai mewarnai pasaran data storage pada 1994. Piringan ini memiliki kapasitas 650-700 MB.
Dahulu cakram optik ini hanya dapat dibaca saja (read-only) tetapi sekarang ini, CD ROM makin berkembang sehingga dapat ditulis berulang kali (Re-Write/RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.
Tidak mau ketinggalan, Sony melakukan inovasi besar-besaran pada 1999 dengan menciptakan Secure Digital Card (SD Card). Media itu berkapasitas 2 GB dan masih berukuran agak besar dibanding microSD.
Memasuki 2006 Seagate Barracuda bertransformasi dengan kapasitas lebih besar yakni, 750 GB. Selain itu Sandisk juga ikut memperkenalkan SDHC memory card berkapasitas 32 GB class 4 pada tahun yang sama.
Media penyimpanan semakin kecil tapi kapasitasnya semakin besar, itulah
yang terjadi pada abad modern. Sony kembali memperkenalkan Sony XC Memory Stick
yang berkapasitas 2TB (terabyte) atau sekira 2000 GB. Ukuranya sangat kecil dan
memiliki kecepatan transfer yang mumpuni untuk memindahkan data.
Barulah, pada 2013 Dell memanfaatkan teknologi penyimpanan awan atau Cloud Storage pada flashdisk bernama Dell Ophelia. Alat ini berbentuk seperti flashdisk dan memiliki kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas. Bahkan bentuk dan modelnya pun beragam. Dan kini benda tersebut tengah diganderungi.
Bukan hanya itu, beberapa perusahaan teknologi seperti Google dan Microsoft juga menyediakan media penyimpanan berbasis Cloud terbatas secara gratis lewat aplikasi Google Drive, Sky Drive, dan DropBox.
Barulah, pada 2013 Dell memanfaatkan teknologi penyimpanan awan atau Cloud Storage pada flashdisk bernama Dell Ophelia. Alat ini berbentuk seperti flashdisk dan memiliki kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas. Bahkan bentuk dan modelnya pun beragam. Dan kini benda tersebut tengah diganderungi.
Bukan hanya itu, beberapa perusahaan teknologi seperti Google dan Microsoft juga menyediakan media penyimpanan berbasis Cloud terbatas secara gratis lewat aplikasi Google Drive, Sky Drive, dan DropBox.
Penyimpanan berbagai dokumen dalam volume yang sangat besar, dapat
dikerjakan menjadi lebih ekonomis sejak penemuan teknologi penyimpanan digital.
Format elektronik pada Magnetic Disk mulai mendampingi format cetak pada media
kertas ketika sejumlah pangkalan data online mulai didirikan pada pertengahan
tahun enam puluhan, kemudian Optical Diskmenyusul pada pertengahan tahun
delapan puluhan (McDonel, 1993 : 7). Digitalisasi informasi semakin laju
berkembang pada akhir tahun delapan puluhan, dan berlanjut hingga saat ini.
Secara berangsur-angsur perkembangan format elektronik semakin populer dan
koeksis dengan format cetak. Pada tahap awal perkembangannya, format magnetik
dan optik umumnya digunakan untuk menyimpan informasi sekunder seperti
bibliografi dan indeks. Baru pada perkembangan selanjutnya format elektronik
mencakup teks penuh (full text ) dari informasi primer, seperti artikel majalah
ilmiah, laporan penelitian, dan sebagainya. Kemudian pada perkembangan
selanjutnya, format elektronik memuat citra penuh (full image), sehingga tampilannya
di layar komputer terlihat persis seperti versi cetaknya, dan hasil print
out-nya terlihat seperti dokumen aslinya. Perkembangan digitalisasi informasi
tersebut dipengaruhi oleh laju pertumbuhan informasi yang ekponensial di satu
sisi, serta meningkatnya kemampuan teknologi informasi khususnya computer.
REFRENSI




Tidak ada komentar:
Posting Komentar